Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2015

Amanah

Akhir-akhir ini gua dilanda kegalauan. Bukan galau nyari pasangan, karena toh gue belum siap nikah. Gua galau akan amanah yang ditawarkan. Amanah yang ditawarkan berat tapi menarik buat gua. Amanah ini menarik karena menyenangkan untuk dijalani. Amanah ini banyak diincar orang lain pula. Tadinya gua ingin memikul amanah ini, tapi karena ada syarat-syarat tertentu akhirnya gua mengurungkan niat. Ternyata, gua malah ditawari bukan meminta. 
Seharusnya gua langsung menerima tawaran itu. Itu kan impian gua dulu. Tapi masalahnya, ada beberapa hal yang membuat gua mikir ulang. Amanah ini impian tapi besar. Sementara, ada amanah lain yang sedang gua panggul. Amanah yang tidak enteng pula. Dengan bodohnya. di awal gua menolak tawaran itu karena merasa gua gak sanggup dan takut cuma jadi pato buat amanah itu. Tapi sang penawar amanah ini terus memaksa dan meyakinkan gua. Dia menepis semua pertanyaan gua, menjawab tanpa ragu, dan dengan yakin. Tetep aja gua mikir-mikir. Ujung-ujungnya dia ngas…

Kamu

Sebuah puisi malam sabtu. Maaf ya suka spam puisi di blog gini *padahal gak ada yang baca* If you read my blog, please comment for advice;)
Mungkin engkau ragu Bila ku akan menunggu Jangan kau menjadi gagu Melihatku terbujur kaku
Suara ini menginginkanmu Bukan hanya sebagai tamu Tapi sebagai pendampingmu Boleh juga teman hidupmu
Aku senang Bersamamu aku tenang Tiap inci tubuhmu 'kan kukenang Meski mataku menyipit berkunang
Janganlah kau siakan tangismu Simpanlah 'tuk bahagiamu Aku mungkin rapuh Tapi aku takkan luluh
Beribu maaf ingin kuberi Rasanya tak pantas diri Karena ku laksana duri Yang menusuk kaki sang penari

Purwokerto, 2 Oktober 2015. Selamat Hari Batik Nasional


Teruntuk kau yang disana, yang mungkin melihatku meski aku tidak melihatmu  Aku. Rindu. Kamu, AAP.