Skip to main content

My New Life

Hayyy, Long time no post. I miss my blog so muchh!! You've to know, I'm so busy of my new life. I'm senior high, I've so much task,exam, or other activities. So, I can't post my blog once a month. Hahaha. Beside of that, I'm lazy. If I turned on my laptop, I only would open facebook.com or twitter.com. And I forgot my my blog-_- But sometimes, If I wanted to share my life in my blog, I didn't have so much time, so yeah I couldn't share it once a month.

That's for the opening. Hahaha. What's topic in my mind? Hmm what about love life? Or family? Or friends? Okay ignore it. Let's talk about something in my mind. Here we go.

Guys, kalian pernah punya history kan? I mean sejarah diri bukan sejarah pelajaran yang ngebahas tentang majapahit dan kawan-kawannya itu. History. Apa semua kejadian itu berhubungan dengan kejadian saat ini? Mungkin iya, mungkin enggak. Actually, buat gue sih iya. Meski gue beranggapan, masa lalu ya masa lalu buat apa kita inget inget. Tapi masa lalu tuh punya lessons yang akan berguna buat kehidupan gue kedepannya. I believe it. Di sini, gue gausah bahas terlalu jauh ya. Let's share about my jhs's life.

For the readers who ever read my post about jhs, kalian pasti tau masa-masa jhs gue yang seru (for me). Gue punya banyak temen, gak susah bergaul, yah seenggaknya temen gue lebih dari 10 orang deh(?) Meskipun gue gak eksis tapi kan setidaknya gue punya kenalan. Dan gue punya teman bernama Luthfi, Ilfa, dan Atika. Mereka bukan sekedar teman. Mereka tahu luar dan dalam diri gue. Mereka tau apa yang gue butuhkan pas badmood, mereka selalu bawa gue ke alam keceriaan di saat sedih, mereka selalu bawa gue ke jalan kebijakan di saat gue galau, mereka selalu membuat gue percaya kalo gue gak sendiri. Gue gak pernah sendiri. Gue punya 3 orang yang selalu ada buat gue. Tapi sebenernya sih gak cuma mereka ya.

Kita pernah buat blog bareng, kita pernah mengerjakan segalanya bareng, kerja kelompok bareng, masak buat buka puasa bareng, nyanyi lagu bareng, nyiptain lagu bareng, nyari lagu bareng, dengerin musik bareng, latihan gitar bareng, sampe buat scrap book. Actually, yang terakhirlah yang paling berkesan. S.c.r.a.p.B.o.o.k. Yah, kita membuatnya. Feeling gue sih, kita udah buat 10 halaman. Dan di dalamnya penuh sama memori. Sekarang, scrap itu ada di rumah luthfi. I'm sure gak akan rusak. Kecuali kalo di taro di rumah gue-_-. Gue inget banget pas kita buat blog sambil masak. Dan itu bener-bener gak bisa gue lupain. Tawa, canda, curhat, cerita, gak ada abis-abisnya deh kita tuangin. Semuanya gak bisa gue lupain.

Waktu cabut upacara, di toilet ngakak, belajar bareng, ngerjain pr bareng, nyolot bareng, SEMUANYA. Terakhir adalah pas kita selesai UN. Menghias scrap book bareng. Nyetak foto. Duh pokoknya heboh banget deh. Finally, kita gagal membuat pop up gara-gara pengen cerita cerita aja kan? Terus ilfa maksa banget mau tes psikotes lewat internet. Akhirnya iq gue dan ilfa pun sama. THAT'S SO UNFORGOTTBLE! Kalo ada mesin waktu, gue mau banget ngeliat semua kejadian itu. Kejadian yang selalu ngebuat gue susah buat ninggalin masa lalu.

Guys, gue gak pernah. SANGAT GAK PERNAH menyangka kalo kita bakal pisah gitu aja. Awalnya, gue mau terus bareng kalian. Di SMA yang sama, pokoknya biar gak pisah dari kalian. Tapi kita gak pernah tahu rencana Tuhan kan? God gave me and luthfi another school. Ujung ke ujung. Beda kota malah. Haha. Tapi dengan aktifitas kita di SMA ini, susah banget kan buat ngumpul lagi? Susah banget kan buat ngobrol bareng lagi? SMS aja jarang-jarang. Pokoknya hubungan gak seerat dulu deh.

Well, gue gak bisa maksain kita harus erat kayak dulu kan? Kita udah beda jalan kawan. Masa depan kita, kita sendiri yang milih. Bukan karena teman, tapi karena apa yang kita inginkan. Segalanya pasti berubah. Perubahan tersebut gak selamanya kita yang atur. Gak selamanya pasti kita inginkan. Perubahan tersebut kadang ngebuat kita kecewa. Ngebuat kita lelah sama hidup. Ngebuat kita serasa mau melangkah dari masa depan. Padahal ada sesuatu yang besar di balik perubahan tersebut. Meski tidak terjadi sekarang atau jangka pendek, tapi pasti ada hikmahnya. Yah, hikmah dari hubungan long distance ini, gue sadar bahwa gue perlu mandiri. Gue gak boleh bergantung sama mereka. Gue perlu nyari teman lagi. Ya, mungkin tak akan sama seperti mereka. Namun, pasti Tuhan akan memberikan kita yang terbaik.

Guys, kita telah memulai kehidupan yang baru ini. Kita telah menapaki jalan yang sedikit berbeda. Kita telah menapaki jalan menuju cita-cita masing-masing. Mungkin kita emang jarang bertemu, kita emang jarang komunikasi, namun hati ini tak pernah bisa berbohong. Hati ini selalu mengenang kalian. Hati ini selalu merindukan kalian. Hati ini selalu menyayangi kalian. Semua yang pernah kita lewati, jangan berlalu begitu saja ya kawan. Semua yang telah kita lalui, jangan pernah kalian buang begitu saja ya. Karena semua itu mengisi history kita. Semua perjalanan itu selalu ada di hati dan otak gue. Semuanya tak akan pernah gue lupain. I Love You.

Perjalanan yang bisa gue ambil dari masa lalu yang buat gue itu sangat sedih adalah Gue Harus Bisa Mandiri. Gue harus bisa menggapai sesuatu tanpa bantuan mereka lagi. Gue harus bisa melalui kesedihan gue sendiri. Gue harus bisa menjadi ceria tanpa mereka. Dan gue harus bisa mencari teman baru lagi. Mereka tetap di hati. SELALU. Tapi gue sadar kalo gue perlu bergaul juga.

Guys, I hope we can meet again. I hope we can share our new lifes. I hope we can learn by our stories. I hope you always remember our stories. I hope you never forget me. I hope you never throw our stories like a trash. I hope we never lie each other. Share about new life. Maybe, you just met new friends and forget me quickly. But please don't forget our stories. It's about us. Thanks for write on my paper's life. Thanks for made my jhs being unforgottable. Thank you so much. You'll always in my heart.


For: Luthfi, Ilfa, Atika, and my friends in 85 Junior High School
And especially for the readers

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pesan dari Korlas x.6

Dear X.6 angkatan 36,

Kebetulan gue lagi gak ngablu, I just wanna say something for you.  Ini pertama kalinya kepanitian MOPD buat gue. Saat ditanya mau jadi apa sama Kak Audy. Gue jawab. Korlas. Gue gak tau alesan gue jadi korlas apa. Jujur saat itu pikiran yang terlintas sangatlah ngablu. Gue pengen diajak bukber. Dan setelah gue menjalani semua tugas serta bersama kalian, pikiran gue berubah.  Awalnya gue sangat berterima kasih ke kakak inti dan sc yang mempercayai jabatan sebagai korlas ke gue. Gue masih kurang percaya aja kalo mereka mempercayai gue dengan jabatan itu. Apa karena muka gue yang lemah lembut dan sangat penolong?-_-oke mulai ngablu. Apapun alasannya, gue senang karena kali ini gak di php-in. 
Saat diumumin di aula atas yaitu kelas X3, gue melihat nama gue di daftar korlas kelas X6. Dan gue sedikit kaget ngeliat nama arkaan di situ juga. Ada apa dengan Arkaan? Ada apa dengan tijel? Mengapa duo tijel dipersatukan? Entahlah jangan jangan mereka ingin membuat kelas tert…

Perangkat Keras Penghubung Internet

Kalo kata cah cah gaul jaman sekarang sih dunia tanpa internet itu hampa.... Padahal jaman dulu aja bisa hidup tanpa facebook, twitter, dan lain-lain yang penting bisa makan dan minum. Kalo kalian kalian belum cah gaul yang ngerti internet mending segera hubungin mas mas telkom terus pasang internet deh sebelum di zaman doraemon muncul.
Karena saya sebagai owner blog ini bersifat penolong dan gamau kalian ketinggalan jaman. Jadi postingan kali ini adalah tentang Perangkat Keras Penghubung Internet.
Benda paling penting yang harus kalian punya yaitu.........KOMPUTER! Bisa sih di hp tapi kurang pol gimana gitu.

Komputer merupakan komponen utama untuk dapat mengkases internet. Spesifikasi komputer yang digunakan dalam koneksi internet sangat mentukan cepat atau lambatnya kinerja akses internet. semakin tinggi spesifikasi sebuah komputer, semakin cepat kinerja akses internet, begitu pula sebaliknya.
Spesifikasi minimal sebuah komputer dalam akses internet antara lain sebagi berikut:

Spextrum

So, here I am. Lonely. Alone. Kalo kata Rezdi sih 'lebih baik sendiri daripada ditemani oleh orang buruk. Eh intinya gitu deh pokoknya. Kalo di pikir pikir bener juga sih tapi hati gue berkata lain. Salah wey salah. Siapa tau orang buruk itu malah membawa kita ke suatu kesempatan yang gak akan pernah kita duga. ye gak? Kita mah gak tau apa apa. Oke skip dari  pada makin tijel mending lanjut ngomongin sesuatu. Jadi gue galau. Gue gak tau apa alesan galau kali ini. Putus harapan? Patah hati? Orang yang gue suka menyukai orang lain? Atau......masalah penjurusan? Yang terakhir kayaknya rada gakmungkin. Gue hanya ingin menjalani apa yang udah ada aja deh. Oke penjurusan tuntas. Kedua dari akhir? Gue aja gak suka sama siapa-siapa. Kecuali ekhm bang....mungkin. Tapi ya bodo amat deh. Daripada galau mending kita cerita tentang...SPEXTRUM!
Gue yang ngebacain puisi buatan Reza tentang spextrum. Dan pas latian 15 menit sebelum tampil atau beberapa menit setelah puisi dateng, penghayatan gue…