Skip to main content

Posts

Kamu

Teruntuk sahabat, teman, kakak, adik. Ya, untukmu, Aku merasa telah lama mengenalmu. Padahal smansa yang mempertemukan kita. Aku tidak pernah menyayangkan untuk mengenalmu. Aku justru sangat senang dapat mengenalmu. Aku bahkan bangga memiliki teman sepertimu. Rasanya, aku ingin selalu ada di dekatmu. Aku ingin selalu lebih dekat denganmu.  Perjuangan yang kita lalui bersama. Lucu memang. Kita dipertemukan karena 'uang'. Dan karena itulah ukhuwah kita semakin erat. Apakah kamu masih ingat saat kita bersama? Tertawa bersama hingga...menangis bersama. Masalahnya ya karena 'uang'. Ceritamu, tawamu, tingkahmu, kepolosanmu, ketegasanmu, bahkan kesokimanmu. Huh dasar sokim! Tapi aku selalu mengingatmu. Aku mengingatmu sebagai kamu. Apa adanya. Polos.  Kita berdua memang cengeng. Namun saat kita bersama, aku masih ingat saat memegang erat tanganmu. Takut namun sok berani. Ragu namun terus maju. Ya, kita menjadi tegar bersama! Kita menjadi lebih yakin kita bisa! Dari...

5 Centi Lagi

Maha Suci Allah yang dengan mudah dapat membolak balikan keadaan. Sebulan yang lalu, gue menambah list plan untuk kuliah. Dengan saran dari orangtua gue mendaftar ke sebuah perguruan tinggi swasta. Jurusan? Fk tentunya. gue sadar, gue mau jurusan itu. Bukan universitasnya. Dan saingan banyak so, gue harus punya cadangan. Meski, tujuan gue tetap pada awal. FK PTN! Dengan mendaftar online, gue pun mendapat nomor pendaftaran dan bayar biaya yang tak sedikit. Hampir setengah juta. Hanya untuk formulir. Tapi karena ini permintaan ibu, gue hanya berkewajiban untuk belajar. Gatau kenapa sebulan itu cepettt banget. Yak 26 Januari kemaren gue tes. Dengan bermodalkan sedikit ingatan dan doa restu, gue berangkat naik motor sama bokap. Sepenglihatan gue, semuanya bermobil. Motor yang diparkiran sangat sedikit. Mobil....sampe gabisa masuk lagi kali *lebay. Gue cukup bingung. Jam 7.15 tapi udah rameee banget. Padahal mulai jam 8..beda banget sama smansa *eh wkwk. Gue pun ke lantai 4 dan dengan t...

Wisata

Libur telah tiba nihh guys! Wah pasti semua orang udah pada punya rencana liburan. Yah gak kayak gue... rencana liburan cuma tarik selimut lalu ngumpet didalamnya alias tidur. Sebenernya banyak banget objek wisata yang top banget buat dijadiin tempat liburan. Cuma sayang aja orang orang di keluarga gue tipikal mager *including me. So, kalo gak ada yang gerak buat ngajakin pasti gak akan ada yang namanya liburan jalan-jalan huhu.  Karena kalo nunggu keluarga gue gak bakal liburan, gue pun memilih liburan bersama teman teman kelas 11. Just called itu Fourbia. Awalnya mau menginap di puncak tapii karena satu dan lain hal juga karena kita anti mainstream....*no offense. So kita pun memilih ke Pulau Untung Jawa. Itu termasuk dalam daerah Kepulauan Seribu.  Siapa sih yang gak tertarik pergi ke pantai buat liburan? Apalagi untuk harga dapat terbilang cukup murah buat anak muda yang masih tertatih dalam mendapatkan uang. So, dengan harga dibawah 200 ribu kita udah mendapatkan...

Freedom

Hari ini aku membuat catatan baru dalam hidupku. Ya, aku mencoba hal baru. Hal yang sebelumnya tidak pernah aku lakukan. Dan ternyata hal tersebut menjadi catatan tersendiri dalam kehidupan SMAku. Aku sungguh beruntung. Aku sungguh memanjatkan syukur ke Allah swt karena telah memberikanku segalanya. Kehidupan yang cukup. Mungkin aku tidak pernah merasakan puas akan kehidupan. Selalu merasakan penat, lelah, hingga orang di sekeliling menjadi korban. Sekarang, aku merasa menjadi sesuatu yang baru lagi. Berpaling dari rasa menjemukkan sehingga menanti dunia yang baru. Siti, Nur, Yuli, dan anak-anak lain yang membuat catatan tersendiri. Hari ini, aku mencoba mengajar anak-anak. Aku bukan sok menjadi guru. Aku hanya mencoba menjadi teman belajar dan bermain mereka. Kakak-kakak kelas 12lah yang memulai catatan baru.  Di sebuah musholla, kecil memang, sebagian siswa SMANSA mencoba membuka tempat bermain dan belajar untuk anak-anak sd di sekitar daerah tersebut. Kami menyebutnya K...

Aku

Jika ditanya aku ingin menjadi seperti apa.  Aku akan menjawab ingin menjadi seperti bayi. Kenapa bayi?  Seorang bayi tidak mudah menyerah. Lihat saat ia belajar berjalan. Bayi sering terjatuh,  namun tidak takut untuk bangkit kembali. Saat dia melihat ke sekeliling, Dia tidak ragu mengungkapkan ekspresi. Tertawa ataupun menangis.  Mereka tidak ragu melepaskannya. Aku ingin menjadi bayi. Tidak mempermasalahkan kehidupan. Bersyukur karena telah lahir dengan air mata. Mengungkapkan cinta dengan senyuman. Tanpa kata-kata. Hanya ekspresi. digta&ibra Aku telah melewati fase itu. Aku tahu. Aku hanya ingin kembali bersikap seperti itu Tertawa lepas, Tersenyum bahagia. Setelah aku melewati pelajaran yang berat. Setelah aku bangkit dari jatuh saat belajar. Tak peduli dengan rasa sakit Hanya mengikuti naluri bahwa aku harus bangkit. Bangkit demi orang-orang yang ada untukku Yang meski aku terjatuh, tetap membantuku Yang...

Mimpi

mimpi itu hampa sampai kau mengejar dia harapan itu tiada sampai kau melangkahkan kaki menujunya cita-cita itu hanyalah angan belaka sampai kau berlari mendekatinya tujuan itu hanyalah semu kamu tak akan pernah tahu semuanya nyata atau palsu sampai kau mencari sendiri membuktikan semua akan terjadi jika aku bermimpi salahkah diri? jika aku berharap  apa yang terjadi nanti? jika aku mengejar mimpi akankah semuanya tak lagi semu? akankah semuanya tak lagi tabu? Pemimpi

Fall

"Kaki yg akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yg akan berbuat lebih banyak dari biasanya" - Genta "Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya" – Ian "Leher yang akan lebih sering melihat keatas" – Arial "Lapis tekad yang seribu kali lebih keras dari baja" – Riani "Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya"- Zafran "Serta mulut yang akan selalu berdoa" – Arinda Film 5 cm Actually, gue udah tau kata-kata ini dari novel 5 cm. Sekitar 2 tahun yang lalu. Tapi, setelah gue menonton filmnya, dan mendengarkan orang lain mengucapkan makna itu dengan penuh penghayatan, gue pun langsung mengetahui sedalam apa maknanya. Words mean nothing if you just said it. Never do it. And I promise to myself that I'll do it.  Gue pun terjatuh dua kali. Mungkin karena belum melaksanakan apa yang telah gue janjikan. Berjalan jauh, berbuat banyak, menatap lama, melihat keatas, tekad yang keras, hati yang...